Want to know more about the Conference of Parties (COP) 15 and climate change click here |
|
| 10 March 2010 - 2:19 pm |
|
 |
Telaah Awal Status, Penyebaran dan Populasi Kakatua-kecil jambul-kuning di Taman Nasional Komodo
Harga : Rp. 41.000,00

[ beli ]
[ lihat item lengkap ]
|
 |
 |
 |
- KILAS - Burung Langka Ditemukan di Afganistan -
01-03-2010
Badan Perlindungan Lingkungan Nasional Afganistan, Minggu (28/2), bergerak untuk melindungi burung langka yang ketiga kalinya dalam lebih dari satu abad ini ditemukan di Afganistan. Spesies burung paruh besar berkicau ini termasuk langka dan hanya ada di pegunungan terpencil Pamir. Menurut Direktur Umum badan tersebut, Mustafa Zahir, tim peneliti akhirnya berhasil menemukan 20 ekor burung tersebut—ini temuan terbanyak. ”Burung ini selama ini diperkirakan telah punah,” ujar Zahir, Minggu (28/2), saat ditambahkan 14 spesies baru pada daftar terancam punah. (AP/ISW)
- Danau Sentarum, Surganya Peneliti -
22-02-2010
Namanya danau. Namun, jangan bayangkan bahwa tempat itu seperti kolam raksasa yang terus berisi air. Pada musim hujan, ketinggian air bisa mencapai 14 meter. Akan tetapi, saat kemarau—biasanya Juli dan Agustus—”danau kebanjiran” itu berubah menjadi lahan kering yang dihiasi ratusan kolam ikan dan sejumlah sungai kecil.
- DANAU SENTARUM - Elang dan Ikan Endemik Ditemukan -
08-02-2010
Pontianak, Kompas - Burung langka elang-ular kinabalu atau Spilornis kinabaluensis, yang biasa dijumpai di Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, baru-baru ini ditemukan di Taman Nasional Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Adapun ikan balashark, yang endemik Sungai Kapuas dan lebih dari 30 tahun tak ditemukan lagi, juga ditemukan kembali di Taman Nasional Danau Sentarum.
| |
| [other agenda] |
 |
- 23-02-2010
- Ani Mardiastuti, Ahli Burung Liar Indonesia - Panggilan Hati dari Alam
Kecintaan pada alam membawa Prof Dr Ir Ani Mardiastuti, MSc sebagai salah satu ahli burung yang mumpuni. Di rumahnya yang asri di Sentul City, di antara pepohonan serta kicauan burung, KARTINI berbincang dengannya, mengupas pengalaman hidup serta problematika satwa liar di Indonesia.
- 01-12-2009
- Di Balik Deforestasi dan Degradasi Lahan
Data dari Badan Planologi Departemen Kehutanan mencatat, laju deforestasi di Indonesia berkisar 1,6 juta- 2,5 juta hektar per tahun. Sumber yang sama menyebut, pada tahun 2002 terdapat 54,6 juta hektar lahan rusak di dalam kawasan hutan dan 41,7 juta hektar lahan rusak di luar kawan hutan. Salah satu penyebabnya adalah kebakaran hutan skala besar yang diperkirakan telah melumat 2,7 juta hektar hutan hujan tropis pada awal 1990-an. Bahkan, pada tahun 1997-1998 kebakaran hutan juga meludeskan 5,4 juta hektar hutan di Kalimantan dan Sumatera.
- 20-11-2009
- Finalis Ernst & Young Social Entrepreneurship 2009
Direktur Eksekutif Burung Indonesia (Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia), Sukianto Lusli, Rabu (18/11) menjadi salah satu finalis penerima anugerah Ernst & Young Social Entrepreneur Of TheYear. Meskipun tidak menjadi pemenang, terpilihnya Direktur Eksekutif Burung Indonesia sebagai salah satu finalis, telah memberikan dorongan dan pengakuan bagi Burung Indonesia yang telah mengupayakan kewirausahaan konservasi melalui inisiatif restorasi ekosistem untuk pelestarian hutan alam di Indonesia.
|
| [other artikel] |
|
|