Tentang BIBerita & AgendaProgramPusat DataKeanggotaanMerchandisesLinksBirdkeeping

pada



Want to know more about the Conference of Parties (COP) 15 and climate change click here
3 September 2010 - 4:16 am  
Carpococcyx viridis
Stat IUCN : CR


[ baca lebih lanjut ]

[ lihat daftar lengkap ]
Pin Burung Indonesia
Harga : Rp. 20.000,00


[ beli ]

[ lihat item lengkap ]


Edisi
1/TH.IV/Januari 2010

[ Lihat Edisi Lainnya ]
[ Ingin Berlangganan ]

edisi
5/Februari 2010
download versi PDF
disini

[ lihat newsletter selengkapnya ]
  • Pulihkan Hutan - 02-09-2010

    Tiap menit, hutan seluas enam kali lapangan bola hancur. Demikianlah gambaran parahnya kerusakan hutan yang terjadi di tanahair saat ini. Berdasar data State of the World's Forests 2007 dari United Nations Food & Agriculture Organization's (FAO) laju deforestasi Indonesia adalah 2% atau 2,78-juta ha per tahun.


  • PERTAMBANGAN EMAS - Eksplorasi Belum Rusak Taman Nasional - 31-08-2010

    Kupang, Kompas - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menilai, tahap eksplorasi tambang emas belum merusak kawasan Taman Nasional Wanggameti. Protes sejumlah lembaga swadaya masyarakat dianggap berlebihan.


  • Burung Pencetak Rekor Terbang - 31-08-2010

    Mungkinkah terbang sejauh 11.000 kilometer tanpa sekalipun beristirahat? Itu dilakukan burung bar-tailed godwit (Limosa lapponica), si pemegang rekor terbang paling jauh. Kemampuan terbangnya melebihi pesawat mana pun ciptaan manusia. Setiap musim gugur, bar-tailed godwit nekat terbang selama delapan hari dari Alaska ke Selandia Baru. Burung-burung itu terbang nonstop tanpa istirahat, tidur, atau makan. Kemudian, ketika musim semi tiba, burung-burung jenis itu kembali menempuh 11.000 kilometer untuk kembali ke Alaska. Profesor ekologi dari Lund University, Anders Hedenstrom, pekan lalu, mengatakan, kemampuan terbang nonstop itu, antara lain, dikarenakan burung-burung itu mengonsumsi energi yang sangat sedikit dan tidak bisa dibandingkan dengan spesies burung lainnya. Hedenstrom mengalkulasi, burung itu mengonsumsi 0,41 persen dari berat tubuhnya per jam. (ScienceDaily/INE)


[other agenda]
  • 27-07-2010 - Press Release Burung Indonesia

    BOGOR, BURUNG INDONESIA – Mengamati alam dan hidupan liarnya adalah kegiatan yang besar maknanya untuk mendekatkan manusia kepada alam. Burung adalah indikator yang baik untuk mengidentifikasi daerah yang kaya keragaman hayatinya, termasuk perubahan dan masalah lingkungan yang ada. Diperkirakan, di seluruh dunia terdapat 10.000 jenis burung yang 1.599 jenisnya terdapat di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 353 jenis di antaranya merupakan jenis endemik, jenis yang dapat ditemukan di Indonesia saja.

  • 24-06-2010 - Restorasi Ekosistem di Indonesia, Cara Efektif Mengurangi Emisi dari Deforestasi di Hutan Produksi

    JAKARTA, BURUNG INDONESIA— Restorasi Ekosistem telah dipandang sebagai cara yang efektif dalam pengurangan emisi dari deforestasi di hutan alam produksi. Melalui kegiatan restorasi ekosistem di hutan produksi, maka hutan alam yang telah terdegradasi bisa diberikan kesempatan untuk pulih, tetap menjadi hutan alam, dan deforestasi bisa dihindarkan. Hal tersebut setidaknya mengemuka saat berlangsungnya resepsi Program Restorasi Ekosistem di Harapan Rainforest yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehutanan bersama PT Restorasi Ekosistem Indonesia (Harapan Rainforest) di Hotel Mulia Jakarta, pada Jumat malam, 18 Juni 2010.

  • 26-03-2010 - Menanti Bidadari Halmahera Menari

    Pada 1858, Ali, asisten Alfred Russel Wallace (1923-1913), terpikat oleh burung yang hanya hidup di Bacan dan Halmahera, Maluku Utara ini. Namanya diabadikan pada weka-weka sebutan penduduk setempat Semioptera wallaceii, famili Paradisaeidae. Lebih dikenal sebagai Bidadari Halmahera atau Wallace's standarwing.

[other artikel]

© 2004-2010, Burung Indonesia, hak cipta nama, logo, dan karya dilindungi Undang-undang
Last updated: 02 September 2010 - Rancangan laman oleh Burung Indonesia - Kontak laman: webmaster (at) burung.org
Burung Indonesia adalah mitra BirdLife International di Indonesia